Moreplay : Foreplay yang Diperpanjang

Bukan rahasia lagi kalau pria hanya butuh beberapa detik untuk siap mengguncang ranjang. Tapi wanita? Lain cerita! Bila diibaratkan mobil balap, wanita perlu dipanaskan ter-lebih dahulu sebelum dibawa melaju di sirkuit. “Mesin” wanita perlu di-hangatkan dan dilubrikasi dengan baik untuk bisa memenangkan per-lombaan. Inilah sebabnya mengapa foreplay penting bagi wanita.
Bukanlah hal aneh bila akhirnya wanita menjadikan momen-momen foreplay sebagai bagian paling me-nyenangkan dari proses bercinta. Untungnya, sebagian besar pria sudah tahu fakta ini, bahkan me-nurut penelitian, saat ini rata-rata pria juga ingin foreplay berdurasi ekstra lama. Tapi kenapa ya, masih ada rintangan saat menikmati fore-play? Entah karena tangan yang kurang kooperatif, rasa bosan, tak bisa menahan gejolak sehingga mencapai puncak sebelum waktunya, dan sebagainya.
Berikut ini adalah beberapa hal-hal “perusak” foreplay yang muncul di tengah jalan. Jangan takut, ada jalan keluarnya kok! Kini saat Anda menikmati serunya moreplay!
Kendala No.1
Tangan yang pegal saat melakukan handjob untuk si dia
Selain blowjob, ketrampilan tangan wanita adalah salah satu yang didamba pria saat foreplay berlangsung. Namun pria umumnya merasa bahwa wanita kurang ahli saat ‘menangani’ tongkat ajaib mereka. Alasannya: genggaman yang lemah, kurang pakem, kurang niat, dan sebagainya. Memang sih, aktivitas ini bisa bikin tangan Anda pegal dan ingin segera menyudahinya.
Moreplay:
Supaya foreplay jadi lebih lama tapi organ intim pria Anda tetap terjaga ketegangannya, coba ubah posisi Anda dan ganti tangan. Bila memang harus mengistirahatkan otot-otot, gunakan telapak tangan Anda yang masih prima untuk melakukan gerakan melingkar di sekeliling ‘helm’ Adik Kecil pasangan Anda. Hal ini akan membuat bagian ‘kepalanya’ lebih peka dan membesar.
Kendala No.2
“Dia tak pernah mau turun ke bawah lebih dari 20 detik!”
Memang masih ada saja segelintir pria yang enggan mengunjungi surga di antara kedua paha Anda. Entah karena memang kurang tahu harus bagaimana saat menghadapi organ intim Anda, sampai karena tak tahu apakah Anda menikmati atau tidak apa yang ia lakukan di bawah. Padahal Anda pasti setuju, bahwa mendapat pasangan yang bergelar Master dalam memainkan lidahnya di segitiga emas Anda, bagaikan dapat harta karun tak ternilai!
Moreplay:
Tahan hasrat Anda untuk menarik kepalanya dan membenamkan secara paksa ke bawah sana. Ternyata cara terbaik untuk meningkatkan stamina oralnya adalah lewat mulut Anda juga. Buka mulut Anda dan nyatakanlah aneka pujian pada performa pasangan. Jangan lupa mengatakan bahwa yang di bawah sana sangat mendambakan kecupan dan jilatan mesra darinya. Bila ia bingung di bawah sana, cobalah untuk mengarahkannya agar ia makin PD dan Anda makin mendapat kenikmatan.
Kendala No.3:
Terjebak dalam foreplay yang sama dari hari ke hari
Cium, main di wilayah bukit kembar, turun ke bawah, naik lagi ke atas, lalu berbaring. Begitu terus setiap kali bercinta. Rasanya seperti ritual yang lama-lama membosankan. Jangan sampai terjebak seperti pasangan yang hidup berdampingan dalam waktu yang cukup lama. Ini bisa berbahaya bagi kelangsungan kegiatan bercinta Anda berdua.
Moreplay:
Segera lancarkan tindakan-tindakan tak terduga! Jika ia selalu memulai aksi erotisnya dengan menghujani leher Anda dengan ciuman, cepat balikkan badan supaya ia bisa merambah bagian tubuh yang lain (punggung atau pinggul, misalnya?). Ingat, obat penawar racun dari kemalasan adalah kreativitas. Jadi silakan pindahkan aksi bercinta dari kamar tidur, seperti di dapur atau di kamar mandi. Atau buat dia melongo melihat aura seksi yang terpancar dari Anda saat mengenakan lingerie baru.
Kendala No.4:
Keburu mencapai puncak sebelum aksi sesungguhnya
Bila pria punya ejakulasi dini, beberapa wanita juga punya orgasme dini. Ini biasanya terjadi pada wanita yang titik-titik rahasianya sudah tersingkap. Saat titik-titik itu dengan ahli diolah oleh pasangan, bisa jadi Anda akan meledak sebelum waktunya dan berakhirlah sudah foreplay yang menyenangkan itu.
Moreplay:
Tak perlu sedih. Jika Anda merasa Big O mulai merayap dari dalam diri Anda padahal baru dua menit memulai sesi pemanasan, mengaku sajalah pada si dia. Kalau perlu, minta ia menghentikan aksinya sebelum Anda mencapai puncak, dan sekarang Anda yang gantian memberikan servis untuk pasangan. Tapi kadang-kadang biarkan saja Anda meledak oleh kenikmatan. Hal ini biasanya membuat para pria merasa ‘super’ karena bisa memberikan orgasme yang hebat pada para wanitanya. (niq)
Sumber: Cosmopolitan

~ oleh lintasdunia pada Juni 4, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: