Pacaran dengan Rekan Sekerja Boleh Asal…

Namanya juga panah asmara, ia bisa membidik siapa saja dan di mana saja. Termasuk membidik Anda dan rekan sekerja. Dilema pun timbul. Apa yang harus dilakukan?

Mudah-mudahan informasi ini dapat membantu Anda membuat beberapa keputusan bila Anda mulai berpikir untuk berkencan dengan sesama rekan sekerja. Dan sebelum Anda melakukannya, tak ada salahnya mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut ini terlebih dahulu pada diri sendiri:

* PERATURAN PERUSAHAAN
Bagaimana peraturan perusahaan mengenai kencan di tempat kerja? Tak sedikit perusahaan yang memiliki peraturan yang tak mengizinkan kencan di tempat kerja karena akan mengganggu konsentrasi kerja dan menyebabkan menurunnya produksi kerja. Di sejumlah perusahaan, berkencan dengan sesama rekan kerja dapat menyebabkan pemutusan hubungan kerja. Apakah teman kencan Anda merupakan seseorang yang cukup berisiko?

* JIKA MEMUTUSKAN UNTUK TERUS
Bila memutuskan untuk menutupi hubungan asmaran yang terjadi, dapatkah teman kencan dipercaya untuk melakukan hal yang sama? Gosip di tempat kerja akan menyebar ke mana-mana bila Anda berkencan secara diam-diam. namun jika dilakukan secara terbuka, tak pelak lagi Anda akan menjadi bahan pembicaraan.

Ada alasan lain mengapa kencan di tempat kerja tidak diperbolehkan. Selain menurunkan produktifitas dan gosip di tempat kerja, banyak pasangan yang berkencan mengambil cuti liburan dan cuti sakit pada waktu yang bersamaan. Hal ini akan menyulitkan pihak pemberi kerja bila keduanya bekerja di departemen/bagian yang sama atau termasuk pada tim kerja yang sama.

* JIKA BERLANJUT SERIUS
Apa yang terjadi bila hubungan yang tadinya biasa berubah menjadi hubungan percintaan serius? Anda harus memikirkan apakah dapat bekerja dengan seseorang yang Anda lihat dan temui setiap saat. Hal ini dapat berdampak pada hubungan pekerjaan. Bila salah satu dari Anda berdua berada pada posisi yang cukup mempunyai wewenang, Anda mungkin bahkan akan menjadi pihak yang disalahkan. Bila Anda berdua bertengkar, hal ini dapat berdampak pada hubungan pekerjaan.

* PUTUS HUBUNGAN
Apa yang terjadi bila hubungan berakhir? Hal terakhir yang akan terjadi adalah timbulnya kebencian di tempat kerja. Bila hubungan berakhir secara tidak baik-baik, hal ini dapat menimbulkan gosip yang negatif dan menjadi bahan pembicaraan yang tidak menyenangkan. Di beberapa perusahaan, hal ini juga dapat menimbulkan sabotase.

* URUSAN KERJA & PRIBADI
Dapatkah memisahkan antara pekerjaan dan urusan pribadi? Apakah ingin masalah pekerjaan tetap menjadi bahan pembicaraan bila Anda berdua sedang tidak berkerja? Bila hubungan hanya berkisar masalah pekerjaan, Anda harus mempertimbangkannya kembali dengan lebih matang.

* TANYA PERASAANNYA
Apakah rekan sekerja yang Anda sukai juga menyukai Anda atau dia menganggap sikap Anda sebagai penyalahgunaan seksual? Hal ini sering terjadi dan harus menjadi merupakan pertimbangan yang utama.

TIPS :
Bila telah mengambil suatu keputusan dan tidak ada peraturan yang menyebutkan tentang kencan di perusahaan atau Anda berkencan secara diam-diam, tips berikut ini mungkin akan bermanfaat.

1. Bersikap hati-hati.
Walaupun semua orang tahu mengenai hubungan Anda, tempat kerja bukanlah tempat untuk memamerkan hubungan. Bermesraan di tempat umum bukan hanya tidak pantas tetapi juga kampungan.

2. Jangan ceritakan masalah pribadi
Semua orang senang bergosip, bahkan orang yang Anda percaya sekalipun. Bila Anda akan menceritakan masalah pribadi dengan seseorang, minta mereka menjadi orang yang dapat menetralkan gosip mengenai Anda.

3. Jangan berdampak pada pekerjaan
Jangan habiskan waktu Anda berdua dengan saling berkirim e-mail atau mengobrol di telepon. Jangan sampai pertengkaran atau perasaan marah di antara Anda berdua mengganggu pekerjaan Anda.

4. Jangan selalu terlihat bersama
Kecuali bila Anda tidak berada di dalam satu tim kerja atau satu departemen, jangan ambil cuti liburan atau cuti sakit pada waktu yang bersamaan atau paling tidak usahakan untuk menguranginya. Jangan datang terlambat ke kantor atau pulang lebih awal secara bersamaan.

5. Perlakukan sama
Bila salah satu dari Anda merupakan atasan, jangan memberikan promosi kepada pasangan secara menyolok sementara orang yang lebih berhak mendapatkan promosi tidak memperolehnya. Jangan perlihatkan sikap pilih kasih.

Bila kita membicarakan mengenai kencan di tempat kerja, yang paling penting di atas segalanya adalah untuk tetap bersikap professional. Pertama, pertimbangkan akibatnya. Bila perkencanan menjadi hubungan yang lebih serius, salah satu dari Anda sebaiknya mempertimbangkan untuk pindah kerja.

Jangan membahas atau memamerkan hubungan Anda dengan sesama rekan kerja yang lain dan jangan sampai hubungan Anda berdua mengganggu pekerjaan. Bila Anda melakukannya dengan baik dan benar, tidak ada alasan bagi orang lain untuk mempergunjingkannya.(tabloidnova)

~ oleh lintasdunia pada Juni 4, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: