Kratingdaeng Kokain Buat Geger Warga Jerman

DUSSELDORF (SuaraMedia News) – Pihak berwenang enam negara bagian Jerman memerintahkan toko menghentikan penjualan Red Bull Cola karena mengandung kokain. Penghentian penjualan Red Bull atau nama lain dari Kratingdaeng  diambil setelah satu analisa sampel yang dilakukan di North-Rhine Westphalia memperlihatkan bahwa dalam satu liter minuman ini terdapat 0,4 mikrogram obat terlarang itu.

Para pejabat mengatakan tingkat kokain ini sangat rendah sehingga tidak membahayakan kesehatan tetapi obat terlarang ini tidak boleh ada dalam makanan.

Red Bull mengatakan produknya “tidak membahayakan dan dipasarkan” di Amerika dan Uni Eropa.

Perusahaan itu menyebut daun koka digunakan di seluruh dunia sebagai pelezat makanan alami, dan uji yang dilakukannya tidak menemukan kandungan kokain dalam minumannya.

Kategori narkotika

Alkaloid kokain – satu dari 10 ditemukan di koka dan hanya 0,9& dari zat kimia tumbuhan ini – yang dilarang dibuang secara kimia seperti yang diharuskan oleh badan anti narkotika.

“Tidak ada dasar ilmiah bagi larangan Red Bull Cola ini karena tingkat kandungan kokain yang ditemukan sangat kecil,” ujar Fritz Soergel, kepala insitut penelitian Biomedis dan farmasi di Nuremberg seperti dikutip majalah Time.

“Dan itu juga bukan kokain. Tes kami menunjukkan itu adalah produk turunan non aktif yang tidak memiliki efek pada tubuh. Jika kita uji minuman dan makanan lain dengan seksama anda akan menemukan hal yang mengejutkan.”

Tetapi pihak berwenang North-Rhine Westphalia mengatakan keberadaan insi daun koka membuat minuman cola ini sebagai narkotik bukan makanan dan ini memerlukan ijin khusus.

Ketika minuman Coca Cola pertama kali diproduksi di abad ke 19 minuman ini juga mengandung sedidkit kokain namun dibuang sejak tahun 1903.

Kratingdaeng adalah nama dagang sebuah minuman energi dari Austria/Thailand. Minuman ini dipasarkan sebagai penangkal kelelahan.  Kratingdaeng mengandung 27 gram gula (glukosa, sukrosa), 1000 mg taurine, 600 mg glucuronolactone, vitamin B-complex dan 80 mg kafein dalam satu porsi 250 ml. Jumlah kafein ini sedikit di bawah kandungan satu cangkir kopi (100 mg) atau dua kali kandungan 1 kaleng Coca Cola. Minuman ini juga dikenal di berbagai negara sebagai Red Bull.(hdt) http://www.SuaraMedia.com

~ oleh lintasdunia pada Juni 9, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: