Minuman Bersoda untuk Kontrasepsi?

Banyak orang beranggapan, membasuh vagina dengan cairan atau minuman bersoda usai berhubungan seksual efektif untuk membunuh sperma, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya pembuahan. Namun, efektivitas kontrasepsi dengan cara ini diragukan oleh Deborah Anderson, dalam sebuah artikelnya di British Medical Journal.

Menurutnya, tidak ada bukti klinis yang menunjukkan cara kontrasepsi menggunakan minuman bersoda efektif mencegah kehamilan. Minuman itu bukanlah jenis spermisida (bahan pembunuh sperma) yang cukup efektif. Lagipula, sperma yang bergerak lincah dipastikan sudah berenang menuju serviks sesaat setelah intercourse.

Selain tidak efektif, douching (membasuh vagina) menggunakan minuman bersoda justru berbahaya. Soda akan menghancurkan lapisan atas sel-sel dalam vagina dan menyebabkan para wanita penggunanya justru mudah terkena penyakit seksual menular. Soda juga akan menghilangkan bakteri baik, membuka jalan bagi masuknya jamur dan bakteri penyebab infeksi. Bahkan, praktik ini bisa meningkatkan risiko peradangan pada pelvik dan munculnya kehamilan ectopic, telur yang telah dibuahi berada di luar uterus.

Anderson, profesor ahli obstetrik dan ginekologi di Harvard Medical School itu mengungkapkan, minuman bersoda memang lazim digunakan di beberapa negara miskin hingga saat ini. Di Amerika Serikat, praktik itu banyak ditemukan pada era tahun 1950-an hingga 1960-an.(suaramerdeka.com)

~ oleh lintasdunia pada Juni 10, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: