Di Venezuela, Minuman Coke Zero diharamkan!

CARACAS (SuaraMedia News) – Minuman kemasan ringan “Coke Zero” produksi Coca-Cola kini jadi barang terlarang di Venezuela. Pasalnya, minuman bersoda minim kalori itu dianggap membahayakan kesehatan konsumen.

Pemerintah Venezuela memerintahkan Coca-Cola Co untuk menarik minuman Coke Zero dari pasaran di negeri Amerika Selatan itu. Minuman tersebut dianggap berbahaya bagi kesehatan.

Demikian menurut Menteri Kesehatan Venezuela, Jesus Mantilla, seperi yang ditutip di laman stasiun televisi Selandia Baru, TVNZ, Kamis 11 Juni 2009. Pelarangan itu mengikuti kebijakan nasionalisasi atas perusahaan asing dan peningkatan pengawasan bisnis di Venezuela.

Dengan kebijakan itu, menurut Mantilla, minuman Coke Zero tidak boleh lagi dijual dan harus ditarik dari semua toko di negaranya. “Produk itu harus ditarik dari sirkulasi demi menjaga kesehatan rakyat Venezuela,” kata Mantilla yang dipublikasikan oleh kantor berita Venezuela.

Menteri Kesehatan Jesus Mantilla juga mengatakan Coke Zero yang berkalori nol itu tidak boleh lagi dijual, dan persediaan minuman itu harus ditarik dari rak-rak toko.

Namun, Mantilla tidak menjelaskan apa yang menyebabkan Coke Zero, yang mengandung pemanis buatan, berbahaya bagi kesehatan. Padahal minuman soda itu baru diluncurkan pada April lalu.

Coca-Cola memastikan Coke Zero tidak mengandung bahan-bahan berbabaya. Namun produsen minuman ringan terbesar di dunia itu akan menghentikan produksi dan menarik produk dari toko-toko sepanjang investigasi digelar.

“Coca-Cola Zero dibuat dengan standar tinggi di seluruh dunia dan memenuhi syarat kebersihan yang diatur oleh undang-undang Bolivarian Republic of Venezuela,” sebut Coca-Cola Co dalam pernyataan bersama perusahaan botol lokal. Bukan kali ini saja Venezuela bermasalah dengan bisnis dari Amerika Serikat (AS).

Tahun ini, pemerintah juga menyita sebuah pabrik beras dan pasta milik perusahaan asal AS, Cargill. Selain itu pemerintahan presiden Hugo Chavez juga mengancam akan melontarkan aksi yang sama kepada perusahaan obat AS, Pfizer.

Keputusan tersebut menyusul gelombang nasionalisasi dan penelitian bisnis di negeri eksportir minyak itu.

Sebelumnya, Venezuela juga telah menasionalisasi sejumlah perusahaan minyak swasta, termasuk proyek-proyek milik Williams Companies dan Exterran dari Amerika. Mantilla tidak menyebut risiko kesehatan akibat mengonsumsi minuman yang mengandung pemanis buatan itu.(vvn/okz) http://www.suaramedia.com

~ oleh lintasdunia pada Juni 12, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: